Assalamualaikum. Anak-anak untuk kewalikelasan hari ini silahkan baca cerita berikut ya, dan kirimkan hikmahnya melalui komen atau japri wa ya
Di suatu pagi yang cerah, ada seekor semut
sedang berjalan-jalan di taman. Dengan perasaan yang gembira, semut
tersebut berkeliling taman yang indah itu dan menyapa hewan-hewan lain
yang juga berada disana. Hingga matanya tertuju pada sebuah kepompong
yang sedang menggantung di ranting.
Semut mendekati kepompong itu dan berkata, “Kepompong,
buruk sekali nasibmu. Sudah jelek dan hanya bisa menggantung di sana,
tak bisa melakukan apa-apa. Ayo turun sini dan nikmati taman yang indah
ini.” Mendengar ejekan semut tersebut, kepompong memilih diam dan tak
menanggapinya.
Pada suatu
hari terjadilah kejadian yang tidak disangka-sangka. Saat si semut
sedang berjalan mengelilingi taman, ia jatuh dalam kubangan lumpur yang
terbentuk akibat hujan semalam. Dengan mngerahkan seluruh tenaganya, ia
berteriak sekencang mungkin berharap ada yang menolongnya.
Tak lama kemudian, seekor kupu-kupu terbang melintas dan
mendengar teriakannya. Kupu-kupu tersebut mengambil ranting dan
menjulurkannya ke arah semut. “Semut, cepat pegang ranting ini
erat-erat, aku akan mengangkatnya dan menyelamatkanmu,” kata kupu-kupu.
Dengan sekuat tenaga akhirnya kupu-kupu berhasil mengangkat ranting itu
dan berhasil menyelamatkan semut.
Kemudian semut mengucapkan terima kasih karena sudah
ditolong. Tapi, alangkah terkejutnya si semut setelah mendengar
pengakuan bahwa kupu-kupu yang menolongnya adalah kepompong yang pernah
ejek. Semut malu dan berjanji tak akan menghina sesama makhluk Tuhan
lagi.