Rabu, 30 September 2020

Rabu, 30 September 2020

Assalamualaikum, apa kabar kelas 6? sudahkah kalian menyapa teman kalian hari ini?

Nah, untuk kewalikelasan hari ini silahkan kalian video call bersama teman kalian ya. Khusus untuk pekan ini tidak akan ibu pasangkan. Silahkan kalian tentukan sendiri ingin video call siapa. Bebas ya. Boleh berdua atau berkelompok. Nah nanti kalian kirimkan screenshot saat kalian sedang video call ya. 

Terimakasih. Wassalamualaikum

Selasa, 29 September 2020

Selasa, 29 September 2020

 Assalamualaikum kelas 6, semoga semuanya sehat ya. masih semangat belajar kan ya

Untuk kewalikelasan hari ini, silahkan kalian simak video di bawah ya, dan aplikasikan di kehidupan sehari-hari ya

Terimakasih. Wassalamualaikum


Senin, 28 September 2020

Senin, 28 September 2020

 Assalamualaikum anak-anak. Apa kabarnya hari ini? Bagaimana rasanya setelah menyelesaikan PTS. Semoga PTS pekan lalu hasilnya sesuai harapan ya. Insya Allah pekan ini kita beajar seperti biasa ya. Mulai pekan ini kita akan ada pembelajaran live melalui zoom meeting. Jadwalnya sudah ibu bagikan di grup WA ya. 

Untuk kewalikelasan hari ini, silahkan kalian baca kisah di bawah ini, lalu tuliskan hikmahnya pada buku catatan aktifitas harian kalian ya. 

Terimakasih. Wassalamualaikum

Kisah 'Air yang pahit"

Ada seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang menghadapi masalah.

Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya.

Pak tua bijak hanya mendengar dgn seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu mengambil segelas air.

Ditaburkanlah serbuk pahit itu ke dlm gelas & diaduk perlahan,

”Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya?” Ujar pak tua
“Pahit sekali…..” Jawab pemuda itu.

Pak tua itu tersenyum, mengajak pemuda itu utk berjalan ke tepi danau di belakang rumahnya.

Mereka berjalan berdampingan & akhirnya sampailah mereka berdua ke tepi danau yg tenang itu.

Sesampai disana, pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke danau itu dan dgn sepotong kayu ia mengaduknya,
“Coba ambir air dari danau itu & minumlah”

Saat si pemuda mereguk air itu, pak tua bertanya lag, “Bagaimana rasanya…?”
“Segar….” sahut si pemuda….

” Apakah kamu merasakan pahit di dlm air itu?” Tanya pak tua itu
” Tidak….” Sahut pemuda itu.

Pak tua itu tertawa sambil berkata

“Anak muda…”
Dengarkan baik2, pahitnya kehidupan sama sperti segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnya pun sama & mmg akan tetap sama.

Tapi “INGAT..” kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yg kita miliki.

* Jadi saat kita merasakan kepahitan & kegagalan dlm hidup, hanya ada satu yg kita dapat lakukan:

“Luaskan & perbesar kapasitas hatimu utk menampung setiap kepahitan itu” Hati kita adalah wadah itu.

Jgn jadikan hati kita seperti gelas, tapi buatlah hati kita seperti danau yg besar & mampu menampung setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian.

Rabu, 16 September 2020

Rabu, 16 September 2020

Assalamualaikum

Apa kabar anak-anak kelas 6? Semoga semuanya sehat ya
Untuk kewalikelasan hari ini, silahkan baca kisah di bawah ini ya, lalu tuliskan hikmahnya pada buku catatan aktivitas harian kalian.

Terimakasih. Wassalamualaikum

Judul : Kisah semangkuk bakso
Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur memasak dan menghidangkan makanan kesukaannya. Tepat saat yang ditunggu, betapa kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun bayangan makanan kesukaannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan jengkel.
“Huh, ibu sudah tidak sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri, sungguh keterlaluan,” gerutunya dalam hati. “Ini semua pasti gara-gara adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan kesukaanku. Dasar anak manja!”
Ditunggu sampai siang, tampaknya orang serumah tidak peduli lagi kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi kado untuknya.
Dengan perasaan marah dan sedih, Putri pergi meninggalkan rumah begitu saja. Perut kosong dan pikiran yang dipenuhi kejengkelan membuatnya berjalan sembarangan. Saat melewati sebuah gerobak penjual bakso dan mencium aroma nikmat, tiba-tiba Putri sadar, betapa lapar perutnya! Dia menatap nanar kepulan asap di atas semangkuk bakso.
“Mau beli bakso, neng? Duduk saja di dalam,” sapa si tukang bakso.
“Mau, bang. Tapi saya tidak punya uang,” jawabnya tersipu malu.
“Bagaimana kalau hari ini abang traktir kamu? Duduklah, abang siapin mi bakso yang super enak.”
Putri pun segera duduk di dalam.
Tiba-tiba, dia tidak kuasa menahan air matanya, “Lho, kenapa menangis, neng?” tanya si abang.
“Saya jadi ingat ibu saya, nang. Sebenarnya… hari ini ulang tahun saya. Malah abang, yang tidak saya kenal, yang memberi saya makan. Ibuku sendiri tidak ingat hari ulang tahunku apalagi memberi makanan kesukaanku. Saya sedih dan kecewa, bang.”
“Neng cantik, abang yang baru sekali aja memberi makanan bisa bikin neng terharu sampai nangis. Lha, padahal ibu dan bapak neng, yang ngasih makan tiap hari, dari neng bayi sampai segede ini, apa neng pernah terharu begini? Jangan ngeremehin orangtua sendiri neng, ntar nyesel lho.”
Putri seketika tersadar, “Kenapa aku tidak pernah berpikir seperti itu?”
Setelah menghabiskan makanan dan berucap banyak terima kasih, Putri bergegas pergi. Setiba di rumah, ibunya menyambut dengan pelukan hangat, wajah cemas sekaligus lega,
“Putri, dari mana kamu seharian ini, ibu tidak tahu harus mencari kamu ke mana. Putri, selamat ulang tahun ya. Ibu telah membuat semua makanan kesukaan Putri. Putri pasti lapar kan? Ayo nikmati semua itu.”
“Ibu, maafkan Putri, Bu,” Putri pun menangis dan menyesal di pelukan ibunya. Dan yang membuat Putri semakin menyesal, ternyata di dalam rumah hadir pula sahabat-sahabat baik dan paman serta bibinya. Ternyata ibu Putri membuatkan pesta kejutan untuk putri kesayangannya.

Saat kita mendapat pertolongan atau menerima pemberian sekecil apapun dari orang lain, sering kali kita begitu senang dan selalu berterima kasih. Sayangnya, kadang kasih dan kepedulian tanpa syarat yang diberikan oleh orangtua dan saudara tidak tampak di mata kita. Seolah menjadi kewajiban orangtua untuk selalu berada di posisi siap membantu, kapan pun.
Bahkan, jika hal itu tidak terpenuhi, segera kita memvonis, yang tidak sayanglah, yang tidak mengerti anak sendirilah, atau dilanda perasaan sedih, marah, dan kecewa yang hanya merugikan diri sendiri. Maka untuk itu, kita butuh untuk belajar dan belajar mengendalikan diri, agar kita mampu hidup secara harmonis dengan keluarga, orangtua, saudara, dan dengan masyarakat lainnya.

Selasa, 15 September 2020

Selasa, 15 September 2020

Assalamualaikum, apa kabar kelas 6?
Semoga semuanya sehat ya
Untuk kewalikelasan hari ini, silahkan saksikan video berikut ya

Terimakasih
Wassalamualaikum

Kamis, 10 September 2020

Kamis, 10 September 2020

Assalamualaikum kelas 6

Kewalikelasan hari ini ibu ingin berbagi tentang makanan... kenapa tentang makanan ya? Silahkan kalian simak video berikut ya


Nah, sudah siap mengganti isi piring kalian ya?

Terimakasih
Wassalamualaikum

Rabu, 09 September 2020

Rabu, 9 September 2020 : call a friends

Assalamualaikum, apa kabar anak-anak?

Seperti yang sudah disampaikan kemarin ya, hari ini kalian akan menelpon teman kalian secara berkelompok. Berikut daftar kelompoknya :
1. Naza, Alfin, Royyan, Ilyas
2. Ghaza, Syafiq, Essar, Umar, Abid
3. Akmal, Gilang, Haikal, Zehan
4.  Bilqis, Naya, Diana, Zahra
5.  Nadhira, Khalilah, Fatim, Natasha
6. Raisya, Shabiyya, Ninis, Putri
7. Eca, Rahma Nafisha, Salwa

Selamat melepas rindu dengan teman-teman kalian ya

Wassalamualaikum

Senin, 07 September 2020

Jumat, 04 September 2020

Senin, 7 September 2020

Assalamualaikum

Apa kabar anak-anak? Alhamdulillah, luar biasa, tetap semangat, tetap ceria.. Allahu Akbar

Sudah siap untuk PJJ hari ini ya. Insya Allah kewalikelasan hari ini ibu ingin membahas tentang jujur... Sudah tau pastinya ya, jujur adalah sifat yang baik dan harus selalu kita terapkan. Silahkan kalian saksikan video di bawah ini ya

Bagaimana videonya.. sulit ya untuk menjadi orang yang jujur. Tapi ketika kita jujur, balasannya luar biasa ya. Mungkin balasannya tidak dapat langsung kita rasakan saat ini, tapi suatu hari kelak kita pasti merasakan manisnya buah hasil kejujuran.
Nah, ulangan hari ini pun ibu harap kalian kerjakan dengan jujur ya. Semangat

Wassalamualaikum

Rabu, 02 September 2020

Kamis, 3 September 2020

Assalamualaikum, kewalikelasan hari ini insya Allah kita zoom meeting ya jam 7.30-08.00

Rabu, 2 September 2020

Assalamualaikum, anak-anak kelas 6
Untuk hari ini,ibu akan berbagi cerita kepada kalian semua

Silahkan simak video di bawah ini ya, kemudian tulis hikmah yang dapat kalian ambil dari kisah tersebut. Tulis di buku catatan aktivitas harian kalian ya.

Terimakasih
Wassalamualaikum

Selasa, 01 September 2020

Selasa, 1 September 2020

Assalamualaikum, apa kabar anak-anak
untuk kewalikelasan hari ini, silahkan saksikan video berikut ya

Nah, jadi yang harus kalian siapkan adalah sebuah buku tulis ya, silahkan mulai ditulis sekarang ya. Tulis setiap hari

Terimakasih. Wassalamualaikum